Download 2.Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Untuk Konstruksi Jalan Jembatan PDF

Title2.Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Untuk Konstruksi Jalan Jembatan
File Size1.3 MB
Total Pages173
Document Text Contents
Page 86

73 - 160

 Bila debu tidak dapat terbuang, maka para pekerja harus menggunakan alat
pernapasan,

12) Selama pengecoran papan acuan dan penumpunya harus dicegah terhadap
kerusakan,

13) Pengoperasian alat pengaduk, penggetar dan water tanker harus dilakukan oleh
orang yang ahli dan berpengalaman dan harus selalu dijaga agar tidak ada orang luar
maupun pekerja lain yang tidak berkepentingan berada di tempat pengecoran beton,

14) Membatasi daerah pekerjaan pengecoran dengan pagar atau rambu yang informatif,
15) Menyiapkan penerangan apabila harus bekerja pada malam hari,
16) Lantai kerja sementara yang menahan pipa pemompa beton harus kuat untuk

menumpu pipa yang sedang berisi dan mempunyai faktor pengaman sedikitnya 4.

5.7.2 Pekerjaan pemasangan unit pracetak

5.7.2.1 Pengukuran dan pematokan

Pekerjaan Pengukuran dan Pematokan pada Pekerjaan Pemasangan Unit Pracetak
mempunyai potensi bahaya terhadap tenaga kerja yaitu :
1) Gangguan kesehatan atau gangguan fisik akibat pekerja tidak memakai perlengkapan

kerja yang sesuai dengan syarat,
2) Kecelakaan atau tertabrak kendaraan pada saat melakukan pengukuran di jalan raya,
3) Terluka pada kaki atau tangan akibat terkena paku atau palu.

Antisipasi pencegahan terhadap bahaya yang ditimbulkan akibat Pekerjaan Pengukuran dan
Pematokan pada Pekerjaan Pemasangan Unit Pracetak yaitu :
1) Pelaksanaan pengukuran dan pematokan harus dilakukan oleh pekerja yang terampil

serta berpengalaman dibidangnya,
2) Memasang rambu-rambu pada lokasi pekerjaan untuk melindungi personel yang bekerja

dari kendaraan yang melintasi proyek dan menempatkan petugas bendera di semua
tempat kegiatan pelaksanaan,

3) Pekerja harus memakai pakaian dan perlengkapan kerja yang sesuai (Sarung tangan,
sepatu boot dan helm) serta memenuhi syarat.

5.7.2.2 Penyiapan

Pekerjaan Penyiapan pada Pekerjaan Pemasangan Unit Pracetak mempunyai potensi
bahaya terhadap tenaga kerja yaitu :
1) Kecelakaan akibat mobilisasi material dan peralatan,
2) Kecelakaan akibat penyimpanan material,
3) Kecelakaan akibat peralatan.

Antisipasi pencegahan terhadap bahaya yang ditimbulkan akibat Pekerjaan Penyiapan pada
Pekerjaan Pemasangan Unit Pracetak yaitu :
1) Mobilisasi dan pemasangan peralatan dari suatu lokasi asal ke tempat pekerjaan harus

memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku dan dalam pengawasan orang yang
ahli dibidangnya,

2) Harus ditunjuk seorang petugas keselamatan kerja yang bertanggung jawab mengawasi
koordinasi pekerjaan yang dilakukan. Selama bekerja, operator tidak boleh lengah dan
dilarang meninggalkan tempatnya selama mesin masih berjalan,

3) Peralatan yang akan digunakan perlu diperiksa terlebih dahulu apakah semua perlatan
berfungsi dengan baik, misalnya rem, tali penarik kendaraan, alat pemuat
peralatan/crane dll.

Similer Documents