Download BAB 10 Mejik PDF

TitleBAB 10 Mejik
File Size503.1 KB
Total Pages22
Document Text Contents
Page 21

Bila dihubungkan dengan ALDI, ALDI membangun, mengembangkan, dan memperkuat SD
kunci dan kapabilitas yang dimilikinya dengan berfokus pada cara yang pertama, yaitu dengan
mengembangkan kapabilitas internal. Hal ini dilakukan ALDI dengan menerapkan TQM (total
quality management) yang merupakan perbaikan terus-menerus guna efisiensi biaya dan juga selalu
berinovasi.

TQM sendiri didefinisikan sebagai “sistem manajemen yang berorientasi pada kepuasan
pelanggan (customer satisfaction) dengan kegiatan yang diupayakan benar sekali (right first time),
melalui perbaikan berkesinambungan (continous improvement) dan memotivasi karyawan “ (Kid
Sadgrove, 1995)[3]

Lebih lanjut, seperti yang telah dinyatakan sebelumnya, strategi ALDI adalah low-cost.
Strategi ini tentunya membutuhkan eksekusi yang tepat agar dapat terpenuhi. Strategi low-cost
tersebut dieksekusikan dalam lapangan dengan melakukan hal-hal berikut :

 ALDI menjaga operasinya agar tetap sederhana dan menjaga biaya tetap rendah dengan
menghindari biaya overhead yang mahal.

 ALDI hanya menawarkan sedikit variasi dalam barang yang dijual. Bila dibandingkan dengan
Coolsworth dan Coles yang memiliki sekitar 30,000 SKU, barang di ALDI hanya sekitar 1,000
SKU saja. ALDI membatasi merek dan ukuran barang yang tawarkan. Sebagai akibat dari
barang yang sedikit ini, maka ALDI tidak memerlukan ukuran toko yang besar, sehingga
menurunkan biaya sewa.

 Untuk meningkatkan efisiensi, ALDI hanya menyewa jumlah pegawai yang cukup, dan tidak
ditempatkan di setiap lorong. Setiap pegawai diharapkan dapat membantu konsumen disetiap
saat.

 Jam buka yang tidak terlalu lama, sehingga mengurangi biaya tenaga kerja.
 Biaya promosi yang kecil, karena promosi ALDI lebih sering mouth-to-mouth.

Namun demikian, meskipun ALDI menerapkan low cost, tapi ia tetap memperhatikan
kualitas barang yang dijualnya. ALDI secara rutin melakukan pemeriksaan kualitas terhadap
barang-barang yang dijualnya dan memilih supplier dengan sangat selektif. ALDI hanya mau
menjual barang-barang berkualitas dengan standar kesehatan ataupun keamanan yang baik. Dengan
demikian, strategi ALDI dapat dikatakan secara lebih lengkap sebagai “high quality lower price”.
Karena strategi yang unik inilah ALDI akan menikmati keunggulan kompetitif yang berkelanjutan
melalui kapabilitas yang berharga, langka, dan sulit diimitasi pesaing. Rantai nilai ALDI adalah
berdasarkan meminimalkan biaya pada seluruh level dengan tetap mempertahankan kualitas.

3. Mencocokan Struktur Organisasi Terhadap Strategi

Jenis Struktur Organisasi dan Pendelegasian Wewenang

ALDI menganut struktur pengambilan keputusan terdesentralisasi. Seperti yang dapat dilihat
pada gambar 10-4, struktur organisasi ALDI adalah datar dan ramping, sehingga dapat dikatakan
sedikit staff yang terlibat. Sebagai contoh, kepala ALDI di Jerman sendiri mengepalai sekitar
kurang dari 150 orang. Selain itu, tidak ada departemen perencanaan dan tidak ada departemen
sentral seperti marketing, HRD, Kontrol, system informasi, dan hubungan public. Ini adalah aspek

20

Similer Documents