Download Bab 6 Teori Akuntansi - Kerangka Konseptual Untuk Akuntansi Dan Pelaporan Keuangan PDF

TitleBab 6 Teori Akuntansi - Kerangka Konseptual Untuk Akuntansi Dan Pelaporan Keuangan
File Size520.9 KB
Total Pages22
Document Text Contents
Page 11

11 | P a g e
gudang-enambelas.blogspot.com adonramadhan.wordpress.com

Elemen kedua yang harus didefinisikan adalah “kewajiban”. Menurut pandangan

aktiva/kewajiban, kewajiban adalah keharusan perusahaan untuk mentransfer sumber daya

ekonomi kepada entitas lain di masa depan.

Menurut pandangan pendapatan pendapatan/beban, kewajiban tidak hanya terdiri atas

kewajiban seperti yang didefinisikan oleh sudut pandang aktiva/kewajiban namun juga kredit-

kredit yang ditangguhkan dan cadangan tertentu yangtidak mencerminkan kewajiban untuk

mentransfer sumber daya ekonomi namun dibutuhkan untuk prinsip penandingan yang benar

dan penentuan laba..

Elemen ketiga yang akan didefinisikan adalah “penghasilan”. Menurut pandangan

aktiva/kewajiban, penghasilan adalah peningkatan dari aktiva bersih perusahaan di luar beban-

beban “modal”.

Menurut pandangan pendapatan/beban, penghasilan diperoleh dari penandingan antara

pendapatan dan keuntungan serta, mungkin pula, dari keuntungan dan kerugian. Karenanya,

keuntungan dan kerugian dapat dibedakan dari pendapatan dan beban, atau mereka dapat

dianggap sebagai bagian daripadanya. Setiap kemungkinan kkomponen dari penghasilan

(penghasilan, beban, keuntungan, dan kerugian) dapat didefinisikan sebagai berikut:

1. Pendapatan dan beban: menurut pandangan aktiva/kewajiban, pendapatan, yang mencakup

keuntungan dan kerugian, didefinisikan sebagai peningkatan aktiva atau penurunan

kewajiban yang tidak memengaruhi modal. Begitu pula beban, yang mencakup keuntungan

dan kerugian, didefinisikan sebagai penurunan aktiva atau peningkatan kewajiban yang

timbul dari penggunaan sumber daya ekonomi dan jasa selama suatu periode tertentu.

2. Keuntungan dan kerugian: menurut pandangan aktiva/kewajiban, keuntungan didefinisikan

sebagai meningkatannya aktiva bersih di luar peningkatan dari pendapatan atau perubahan

modal. Begitu pula kerugian didefinisikan sebagai penurunan dari aktiva bersih di luar

penurunan dari beban atau perubahan modal. Jadi keuntungan dan kerugian merupakan

bagian dari penghasilan yang tidak dijelaskan oleh pendapatan dan beban.

3. Hubungan antara penghasilan dan komponen-komponennya: terdapat tiga hubungan utama

antara laba dan komponen-komponennya:

a. Laba = Pendapatan – Beban + Keuntungan – Kerugian

b. Laba = Pendapatan – Beban

c. Laba = Pendapatan (termasuk keuntungan) – Beban (termasuk kerugian)

4. Akuntansi akrual: Elemen-elemen dari laporan keuangan telah diperhitungkan dan

dimasukkan dalam laporan keuangan melalui penggunaan prosedur akuntansi akrual.

Page 21

21 | P a g e
gudang-enambelas.blogspot.com adonramadhan.wordpress.com

1. Karakteristik formaional yang berhubungan dari pernyataan dan penilaian yang selanjutnya

mengenai kegunaan yang diberikan

2. Karakteristik operasional yang berhubungan dengan mengimplementasikan dan memenuhi

persyaratan-persyaratan yang diminta oleh pernyataan

3. Karakteristik Informasional yang berhubungan dengan kemampuan untuk menghasilkan

data yang berguna dalam pengambilan keputusan.



PEMBAHASAN DAN KESIMPULAN

Perumusan dari teori akuntansi akan memiliki suatu rangkaian proses yang diawali

dengan pengembangan tujuan-tujuan dari laporan keuangan dan diakhiri dengan penurunan

sebuah kerangka konseptual atau konstitusi yang diakan digunakan sebagai edoman teknik-

teknik akuntansi. Proses semacam itu diawali dan dimanifestasikan oleh :

 APB Statement No.4

 Laporan Trueblood

 The Corporate Report

 Laporan Stamb

 Proyek Konseptual FASB

Kerangka konseptual FASB adalah proyek yang paling maju saat ini dalam pencapaian

sebuah konstitusi akuntansi. Manfaat utamanya adalah memfasilitasi penyelesaian perselisihan-

perselisihan konseptual dalam proses penetapan standar. Agar efektif, konstitusi ini harus

mendapatkan penerimaaan secara umum, mewakili perilaku kolektif dan melindungi

kepentingan publik diarea–area yang akan terpengaruh oleh pelaporan keuangan.

Kerangka konseptual mungkin tidak mencukupi untuk dapat memecahkan masalah-

masalah tertentu dalam penetapan standar. Beberapa masalah berhubungan dengan aspek

pilihan sosial dari penetapan standar akuntansi. Salah satu pemikiran yang berlaku adalah

merupakan suatu hal yang mustahil untuk mengembangkan satu kumpulan standar akuntansi

yang dapat diterapkan untuk berbagai alternatif akuntansi sehingga dapat diterima oleh semua

orang.Sebagai respons atas pandangan pesimistis ini, Chusing memperkirakan bahwa mereka

tidak setuju dengan adanya kemungkinan untuk menentukan fungsi kesejahteraan sosial

mungkin terlalu melebih-lebihkan persoalan yang ada.

Pendekatan Chusing dalam mencari yang terbaik diantara sekumpulan standar yang

tidak saling berhubungan untuk satu masalah akuntansi tertentu, sambil menganggap seluruh

Similer Documents