Download Contoh Kasus Anggaran Penjualan Sampai Dengan Anggaran Laba Rugi PDF

TitleContoh Kasus Anggaran Penjualan Sampai Dengan Anggaran Laba Rugi
File Size167.2 KB
Total Pages20
Table of Contents
                            CONTOH KASUS ANGGARAN PENJUALAN SAMPAI DENGAN ANGGARAN LABA RUGI
                        
Document Text Contents
Page 2

A. Hal apa saja yang mempengaruhi saat penyusunan Anggaran Penjualan?

- Data penjualan sebelumnya (kuantitas dan harga jual)
- Target penjualan yang akan direalisasikan (kuantitas)
- Harga jual yang akan direalisasikan
- Variable independent / faktor bebas yang mempengaruhi anggaran penjualan (jika dalam metode

analisis regresi)
- Penjualan Industri sekitar
- Market share / pangsa pasar (dalam metode analisis industry)
- Dan faktor-faktor lain yang mendukung dalam manajemen untuk mengambil keputusan

mengenai anggaran penjualanya (seperti: strategi pemasaran, dampak lingkungan, dll).

B. Teknis dan Contoh Penyusunan Anggaran Penjualan

1. Metode Rata-rata bergerak
PT Izath Sentosa adalah perusahaan yang membuat topi , berikut data penjualan 3 bulan terakhir,

tentukan penjualan bulan April

Bulan
Penjualan
(kuantitas)

Januari 2000
February 2300
Maret 2450

Penyelesaian

Bulan
Penjualan
(kuantitas)

Januari 2000
February 2300
Maret 2450
April *2250

*2250 diperoleh dari (rata-rata 3 bulan sebelumnya)

2. Metode Trend moment
Berikut adalah data penjualan PT Izath Sentosa dari tahun 2006-2011, tentukan penjualan tahun

2012

Tahun Y
2006 240
2007 250
2008 280

Page 10

bersumber dari anggaran produksi sehingga dapat diketahui total biaya pemakaian bahan baku

setelah diketahui biaya pemakaian bahan baku per unit produk yang akan dibuat.
2. Mengapa diperlukan Anggaran Pemakaian Bahan Baku ?

Anggaran Pemakaian bahan baku diperlukan untuk mengetahui biaya yang akan dikeluarkan

untuk membuat satu unit produk jadi, kemudian dapat diketahui pula total biaya yang akan

dikeluarkan dalam satu periode produksi.
3. Apa akibat jika Anggaran Pemakaian Bahan Baku tidak dibuat ?

Apabila anggaran pemakaian bahan baku tidak dibuat maka manajemen tidak akan

mengetahui jumlah biaya yang diperlukan untuk membuat produk jadi dan tentunya akan sulit

dalam menentukan harga pokok produksi suatu produk yang akan dijual.
4. Hal Apa yang Mempengaruhi Penyusunan Anggaran Pemakaian Bahan Baku ?
- Kuantitas Produksi periode yang akan dihitung
- Jenis bahan baku untuk setiap produk jadi (berapa jenis bahan baku yang digunakan)
- Standar kebutuhan bahan baku untuk setiap unit produk jadi
- Harga bahan baku per satuan
5. Contoh dan Teknis Penyusunan Anggaran Pemakaian Bahan Baku

Contoh : PT Izath Sentosa adalah perusahaan yang bergerak di bidang konveksi, pada akhir

bulan desember manajemen PT Izath Sentosa hendak menyusun anggaaran pemakaian bahan

baku untuk produksi Dress wanita “DS001” untuk bulan januari 2013. Berikut adalah anggaran

produksi Dress wanita “DS001” untuk bulan januari 2013.

Anggaran Produksi
PT Izath Sentosa

Bulan Januari 2013
Nama Produk “DS001”

Penjualan (unit) 8.000
Ditambah: Persediaan akhir barang jadi 4000
Jumlah barang jadi yang dibutuhkan 12.000
Dikurang: Persediaan awal barang jadi 2.000
Jumlah Barang jadi yang akan diproduksi 10.000

Adapun standar kebutuhan bahan baku untuk membuat dress adalah 2 m kain dan 3 buah manik.

Harga kain per meter adalah Rp.60.000,- sedangkan satu buah manik adalah Rp.3.000,-

PENYELESAIAN

Anggaran Pemakaian Bahan Baku
PT Izath Sentosa

Bulan Januari 2013

Page 11

Nama Produk “DS001”
Kain Manik

Jumlah produksi barang jadi 10.000 10.000
Standar Kebutuhan Bahan baku per unit 2 3
Jumlah kebutuhan bahan baku untuk produksi (1)20.000 (1)30.000
Harga bahan baku per unit 60.000 3.000
Total biaya bahan baku untuk produksi (2)1.200.000.000 (2)90.000.000

(1)20.000 = 10.000 x 2 (2)1.200.000.000=20.000 x 60.000
(1)30.000 = 10.000 x 3 (2)90.000.000 = 30.000 x 3.000
Jadi total biaya untuk pemakaian bahan baku adalah 2.000 m kain seharga Rp.1,2 M dan 30.000

buah manik seharga Rp.90.000.000,-

BAB III

ANGGARAN PEMBELIAN BAHAN BAKU

1. Apa itu Anggaran Pembelian Bahan Baku ?
Anggaran pembelian bahan baku adalah anggaran yang disusun untuk memperoleh kuantitas

dan biaya yang dibutuhkan untuk membeli bahan baku yang akan dipakai untuk proses produksi

periode tertentu. Anggaran ini disusun setelah membuat anggaran pemakaian bahan baku.
Pada anggaran ini diperhatikan jumlah persediaan awal bahan baku dan estimasi persediaan

akhir bahan baku yang akan digunakan.
2. Mengapa diperlukan Anggaran Pembelian Bahan Baku ?

Setelah kita mengetahui jumlah kuantitas dan biaya bahan baku yang akan dipakai dalam

satu periode produksi, kemudian kita harus mengetahui jumlah bahan baku yang perlu dibeli

dengan memperhatikan jumlah persediaan awal bahan baku sebelum periode yg hendak dihitung

dan estimasi persediaan akhir yang akan disisakan pada akhir periode produksi.
3. Apa akibat jika Anggaran Pembelian Bahan Baku tidak dibuat ?

Apabila anggaran pembelian bahan baku tidak dibuat maka manajemen akan kesulitan

dalam menentukan jumlah bahan baku yang akan dibeli dan tentunya biaya yang harus

dikeluarkan tidak akan diketahui.
Anggaran ini juga dapat menggambarkan biaya produksi bahan baku yang akan dikeluarkan

selama periode dan memudahkan manajemen dalam pengambilan keputusan.
4. Hal Apa yang Mempengaruhi Penyusunan Anggaran Pembelian Bahan Baku ?
- Jumlah kuantitas barang jadi yang akan diproduksi
- Standar kebutuhan bahan baku untuk produk jadi per unit nya
- Harga bahan baku per satuan
- Jenis bahan baku yang dibutuhkan (bahan baku apa saja yg diperlukan)

Similer Documents