Download Kerangka Acuan Tb Paru PDF

TitleKerangka Acuan Tb Paru
File Size168.4 KB
Total Pages3
Document Text Contents
Page 1

Dinas Kesehatan
Kabupaten

Cianjur

PEMERINTAH KABUPATEN CIANJUR
DINAS KESEHATAN KABUPATEN CIANJUR

PUSKESMAS DTP MANDE

Jl. Aria Wiratanudatar Km. 9 Mande-Cianjur 43292
Telp (0263) 2910845-08987495971

Puskes
mas

DTP Mande

KERANGKA ACUAN (TERM OF REFERENCE) TB PARU

PUSKESMAS DTP MANDE

A. Pendahuluan

Penyakit TBC adalah merupakan suatu penyakit yang tergolong dalam infeksi

yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Penyakit TBC dapat

menyerang pada siapa saja tak terkecuali pria, wanita, tua, muda, kaya dan miskin

serta dimana saja. Di Indonesia khususnya, Penyakit ini terus berkembang setiap

tahunnya dan saat ini mencapai angka 250 juta kasus baru diantaranya 140.000

menyebabkan kematian. Bahkan Indonesia menduduki negara terbesar ketiga didunia

dalam masalah penyakit TBC ini

B. Latar Belakang

Berkembangnya penyakit TBC di Indonesia ini tidak lain berkaitan dengan

memburuknya kondisi sosial ekonomi, belum optimalnya fasilitas pelayanan kesehatan

masyarakat, meningkatnya jumlah penduduk yang tidak mempunyai tempat tinggal

dan adanya epidemi dari infeksi HIV. Hal ini juga tentunya mendapat pengaruh besar

dari daya tahan tubuh yang lemah/menurun, virulensi dan jumlah kuman yang

memegang peranan penting dalam terjadinya infeksi TBC.

C. TUJUAN

A. Umum

Menurunkan angka kesakitan dan kematian penyakit TBC pada pekerja untuk

mencapai peningkatan kemampuan hidup sehat agar tercapai produktivitas yang

optimal.

B. Khusus

a. Menambah wawasan/pengetahuan tentang penyakit TBC
b. Meningkatkan kesadaran, kemauan dan peran serta masyarakat dalam

penanggulangan TBC.
c. Mempermudah dam memperlancar pelayanan pada penderita TBC Paru
d. Memutuskan rantai penularan TBC Paru.
e. Menurunkan angka kesakitan dan kematian TBC Paru.

D. CARA PELAKSANAAN :

1. Upaya Promotif

Page 2

Peningkatan pengetahuan pekerja tentang penanggulangan TBC di tempat kerja

melalui: pendidikan & pelatihan petugas pemberi pelayanan kesehatan di tempat

kerja, penyuluhan, penyebarluasan informasi

2. Upaya Preventif

Adalah upaya untuk mencegah timbulnya penyakit atau kondisi yang memperberat

penyakit TBC.

Pencegahan Primer

Pencegahan primer merupakan upaya yang dilaksanakan untuk mencegah

timbulnya penyakit pada populasi yang sehat.

Pencegahan sekunder

Pencegahan sekunder adalan upaya untuk menemukan penyakit TBC sedini

mungkin mencegah meluasnya penyakit, mengurangi bertambah beratnya

penyakit.

 Pengawasan dan penyuluhan untuk mendorong pasien TBC bertahan pada

pengobatan yang diberikan (tingkat kepatuhan) dilaksanakan oleh seorang

"Pengawas Obat" atau juru TBC
 Pengamatan langsung mengenai perawatan pasien TBC di rumah (kunjungan

rumah)
 Case-finding secara aktif, mencakup identifikasi TBC pada orang yang

dicurigai dan rujukan pemeriksaan dahak dengan mikroskopis secara berkala.
 Membuat "Peta TBC", sehingga ada gambaran lokasi tempat kerja yang perlu

prioritas penanggulangan TBC bagi pekerja

 Pengelolaan logistik

3. Upaya kuratif dan rehabilitatif

Adalah upaya pengobatan penyakit TBC yang bertujuan untuk menyembuhkan

penderita, mencegah kematian, mencegah kekambuhan dan menurunkan tingkat

penularan.

Obat TBC diberikan dalam bentuk kombinasi dari beberapa jenis, dalam jumlah

cukup dan dosis yang tepat selama 6-8 bulan dengan menggunakan OAT standar

yang direkomendasikan oleh WHO dan IUATLD (International Union Against

Tuberculosis and Lung Disease). Pelaksanaan minum obat & kemajuan hasil

pengobatan harus dipantau.

E. SASARAN :

Pasien TB Paru

Masyarakat

F. PELAKSANAAN

NO JENIS KEGIATAN
HARI

Similer Documents