Download MAKALAH KESELAMATAN LABORATORIUM ( MSDS NH3 , NH4OH DAN CARA PENANGANAN BAHAYA KONTAK DENGAN BAHAN ) PDF

TitleMAKALAH KESELAMATAN LABORATORIUM ( MSDS NH3 , NH4OH DAN CARA PENANGANAN BAHAYA KONTAK DENGAN BAHAN )
File Size276.8 KB
Total Pages23
Table of Contents
                            Short Term Exposure Limit (STEL): 35 ppm (27mg/m3)
Toksisitas :
LD 50 (oral,tikus) : 3 mg/kg ; LC 50 =2000 ppm (tikus, penghirupan, 4 jam)
1. Identifikasi Produk
	4. Pertolongan Pertama pada korban keracunan
                        
Document Text Contents
Page 1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

MSDS adalah dokumen yang dibuat khusus tentang suatu bahan kimia mengenai pengenalan

umum, sifat-sifat bahan, cara penanganan, penyimpanan, pemindahan dan pengelolaan limbah

buangan bahan kimia tersebut. Berdasarkan isi dari MSDS maka dokumen tersebut sebenarnya

harus diketahui dan digunakan oleh para pelaksana yang terlibat dengan bahan kimia tersebut yakni

produsen, pengangkut, penyimpan, pengguna dan pembuang bahan kimia. Pengetahuan ini akan

dapat mendukung budaya terciptanya kesehatan dan keselamatan kerja. Ketersediaan MSDS di

laboratorium di perguruan 3tinggi saat ini belum memasyarakat padahal ketersediaan MSDS cukup

penting dan digunakan juga sebagai salah satu kriteria laboratorium standar. MSDS di perguruan

tinggi di Indonesia umumnya hanya tersedia di perpustakaan.

Saat ini masih banyak mahasiswa, teknisi laboratorium termasuk dosen yang belum

mengenal MSDS, meskipun mereka rutin berkecimpung dengan aktivitas yang melibatkan kontak

dengan bahan kimia. Berdasarkan permasalahan di atas maka diperlukan penyebarluasan informasi

tentang MSDS khususnya pada mahasiswa dikatikan dengan pelaksanaan riset dengan tugas akhir di

laboratorium. Hal ini dapat dipahami karena bahan kimia dapat memiliki tipe reaktivitas kimia

tertentu dan juga dapat memiliki sifat mudah terbakar.

Untuk dapat mendukung jaminan kesehatan dan keselamatan kerja maka para pelaksana yang

bekerja di laboratorium termasuk mahasiswa harus mengetahui dan memiliki pengetahuan serta

keterampilan untuk menangani bahan kimia khususnya dari segi potensi bahaya yang mungkin

ditimbulkan (Crisp, 1996). Informasi atau pengetahuan yang harus diketahui pelaksana di

laboratorium kimia yang diberikan oleh Phifer dkk (1994) salah satunya adalah informasi tentang

Material Safety Data Sheet (MSDS). Pada kesempatan ini akan dibahas pentingnya pengenalan

MSDS dan semua aspek yang terkait dengan MSDS bagi mahasiswa di perguruan tinggi di

Indonesia khususnya serta implementasi MSDS dalam pelaksanaan riset di laboratorium.

Secara garis besar, MSDS mengandung informasi tentang uraian umum bahan kimia, sifat

fisik dan kimiawi, cara penggunaan, penyimpanan, dan pengelolaan bahan buangan. MSDS dibuat

oleh berbagai pihak seperti produsen bahan, institusi yang bergerak dan terkait dengan kesehatan dan

keselamatan kerja, industri atau perguruan tinggi. Terkait dengan kepentingan para pembuat MSDS

maka format dokumen MSDS tidak seragam dan masing-masing mungkin menonjolkan uraian yang

terkait dengan kepentingan mereka. Akan tetapi terdapat beberapa informasi yang minimal terdapat

Similer Documents