Download Makalah Pembuatan Jembatan Dan Jalan PDF

TitleMakalah Pembuatan Jembatan Dan Jalan
File Size804.6 KB
Total Pages32
Document Text Contents
Page 16

Pendekatan ekonomi selayaknya juga sebagai bahan pertimbangan

 biaya jembatan perlu dibuat seminimum mungkin. Melihat beberapa kasus

 biaya investasi jembatan di daerah perkotaan adalah sangat tinggi. Hal ini

akan sangat terkait dengan kesesuaian lokasi yang akan direncanakan

(Supriyadi dan Muntohar, 2007).

2. Aspek teknis

Persyaratan teknis yang perlu dipertimbangkan antara lain :

a. Penentuan geometri struktur, alinemen horizontal dan vertical, sesuai

dengan lingkungan sekitarnya.

 b. Pemilihan sistem utama jembatan dan posisi dek.

c. Penentuan panjang bentang optimum sesuai dengan syarat hidraulika,

arsitektural, dan biaya konstruksi.

d. Pemilihan elemen-elemen utama struktur atas dan struktur bawah,

terutama tipe pilar dan abutment .

e. Pendetailan struktur atas seperti : sandaran, parapet, penerangan, dan tipe

 perkerasan.

f. Pemilihan bahan yang paling tepat untuk struktur jembatan berdasarkan

 pertimbangan struktural dan estetika.

3. Aspek estetika

Dewasa ini jembatan modern di daerah perkotaan didesain tidak hanya

didasarkan pada struktural dan pemenuhan transportasi saja, tetapi juga

untuk ekonomi dan artistik. Aspek estetika jembatan di perkotaan

merupakan factor yang penting pula dipertimbangkan dalam perencanaan.

Kesesuaian estetika dan arsitektural akan memberikan nilai lebih

kepada jembatan yang dibangun di tengah-tengah kota. Jembatan pada

kota-kota besar di dunia banyak yang mempunyai nilai estetika yang tinggi

disamping kekuatan strukturalnya (Supriyadi dan Muntohar, 2007).

Page 32

 Jalan khusus adalah jalan yang dibangun oleh instansi, badan usaha, perseorangan,

atau kelompok masyarakat untuk kepentingan sendiri;

 Jalan tol adalah jalan umum yang merupakan bagian sistem jaringan jalan dan

sebagai jalan nasional yang penggunanya diwajibkan membayar tol;

Sistem jaringan jalan terdiri atas sistem jaringan jalan primer dan sistem

 jaringan jalan sekunder.

 Sistem jaringan jalan primer sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan

sistem jaringan jalan dengan peranan pelayanan distribusi barang dan jasa untuk

 pengembangan semua wilayah di tingkat nasional, dengan menghubungkan semua

simpul jasa distribusi yang berwujud pusat-pusat kegiatan.

 Sistem jaringan jalan sekunder sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan

sistem jaringan jalan dengan peranan pelayanan distribusi barang dan jasa untuk

masyarakat di dalam kawasan perkotaan.

4.2. Saran

1. Setiap pembangunan Jembatan harus menggunakan metode pelaksanaan yang tepat

dan sesuai dengan standar yang berlaku.

2. Setiap pemilihan metode pelaksanaan harus disesuikan dengan kondisi alam

dilokasi pembangunan.

3. Keselaman kerja menjadi hal penting dalam pemilihan metode konstruksi.

Similer Documents