Download Makalah presentasi TA PDF

TitleMakalah presentasi TA
File Size344.6 KB
Total Pages34
Document Text Contents
Page 2

2012
DAFTAR ISI

PENDEKATAN POSITIF
1. PENDEKATAN POSITIF

a. Paradigma informasi / ekonomi ......................................................4
b. Paradigma agensi-analitis ................................................................4
c. Teori akuntansi positif .....................................................................5
d. Evaluasi pendekatan positif .............................................................5

AKUNTANSI SEBUAH ILMU DENGAN BERBAGAI PARADIGMA
1. SIFAT DASAR AKUNTANSI BERBAGAI PANDANGAN

a. Akuntansi sebagai Sebuah Ideologi .................................................6
b. Akuntansi sebagai Sebuah Bahasa ...................................................6
c. Akuntansi sebagai Catatan Peristiwa yang Lalu ..............................6
d. Akuntansi sebagai Realitas Ekonomi Saat Ini ................................7
e. Akuntansi sebagai Suatu Sistem Informasi .....................................7
f. Akuntansi sebagai Komoditas .........................................................7

PENDEKATAN PERATURAN
1. TEORI REGULASI ......................................................................................8
2. HARUSKAH KITA MEREGULASI AKUNTANSI ..................................8
3. REGULASI STANDAR AKUNTANSI OLEH SEKTOR SWASTA .......9
4. LEGITIMASI PROSES PENYUSUNAN STANDAR ...............................9
5. ACCOUNTING STANDAR OVERLOAD ...............................................11

PENDEKATAN PREDIKTIF
1. HAKIKAT DARI PENDEKATAN PREDIKTIF ..................................... 13
2. PREDIKSI DARI SUATU PERISTIWA EKONOMI

a. Analisis time series ........................................................................ 13
b. Prediksi kesulitan ........................................................................... 13
c. Prediksi premi obligasi dan peringkat obligasi ............................. 13
d. Perilaku restrukturisasi perusahaan ............................................... 14
e. Keputusan kredit dan pinjaman bank ............................................ 14
f. Peramalan informasi laporan keuangan ........................................ 14

3. PREDIKSI REAKSI PASAR : Penelitian berbasis pasar dalam akuntansi
a. Pasar modal dan akuntansi eksternal ............................................. 15
b. Model pasar yang efisien ............................................................... 15
c. Hipotesis pasar yang efisien .......................................................... 15
d. Model penetapan harga aktiva modal ............................................ 15
e. Teori harga arbitrase (APT) ........................................................... 15
f. Teori ekuilibrium tentang penetapan harga opsi ............................ 16
g. Model pasar .................................................................................... 16
h. Estimasi beta .................................................................................. 16
i. Metodologi studi peristiwa ............................................................ 16

2

Page 17

a. Pengembalian abnormal (abnormal return-AR) untuk
surat berharga i pada hari hitung t dihitung dengan
menggunakanprosedur berikut ini. Berdasarkan model
pasar, pengembalian abnormal diperhitungkan sebagai:

Dimana Rit adalah pengembalian harian dari surat berharga di i
pada hari t. Rmt adalah pengembalian meurut Equal-Weighted
Index, CRSP Value-Weighted Index, MSCI World Index, atau
MSCI country index, β0 dan β1 adalah estimasi dari kuadrat
terkecil biasa.

b. Menurut model pasar dua index , pengembalian
abnormal diperhitungkan sebagai:

Dimana Rat adalah pengembalian menurut CRSP Value-
Weighted Index,CRSP Equal-Weighted Index, MSCI World
Index, atau MSCI country index. Rbt adalah pengembalian
meurut MSCI country index, β0, β1 dan β2 adalah estimasi dari
kuadrat terkecil biasa.

c. Menurut model pasar yang telah disesuaikan,
pengembalian abnormal adalah:

d. Menurut model nilai rata-rata yang telah disesuaikan,
pengembalian abnormal ditentukan oleh:

Dimana MRi adalah pengembalian rata-rata harian dari surat
berharga i selama periode estimasi.

4. Prosedur analitis
Periode sebelum peristiwa terjadi digunakan sebagai jendela estimasi
untuk mengestimasikan parameter-parameter dari model.

5. Prosedur pengujian
Dirancangnya hipotesis nol dan teknik-teknik untuk mengumpulkan
pengembalian-pengembalian abnormal dari perusahaan.

6. Hasil-hasil empiris
Hasil-hasil empiris selanjutnya akan disajikan dan dianalitis.

7. Interpretasi dan kesimpulan
Efek dari peristiwa ekonomi pada nilai dari perusahaan yang diuji akan
menjadi subjek dari penjelasan yang menentang.

17

Page 18

j. Valuasi laba residu (RIV)
Kembali pada tahun 1938 di dalam sebuah artikel yang ditulis oleh
Preinreich,99 penilaian laba residu (residual income valuation-RIV)
bergantung pada adanya suatu hipotesis bahwa harga-harga aktiva
mencerminkan nilai sekarang dari seluruh deviden di masa datang (PVED):

Dimana Pt adalah harga pasar dari ekuitas pada tanggal t, dt
menggambarkan dividen (atau pembayaran tunai bersih) yang diterima
pada akhir periodet, R adalah kesatuan plus tingkat diskonto r, dan Ei
adalah eksektasi yang didasarkan operator pada informasi yang ada pada
tanggal t.

Proses perubahan dari PVED menuju RIV didasarkan pada dua asumsi:
1. System akuntansi diasumsikan memuaskan suatu realisasi surplus

yang bersih (clean surplus relation-CSR)

Dimana bt adalah nilai buku dari ekuitas pada saat tanggal t, dan xt
adalah laba dari periode yang berakhir pada tanggal t.

2. Sebuah kondisi yang lazim diasumsikan ketika nilai buku dari ekuitas
mengalami pertumbuhan dengan tingkat yang lebih rendah daripada
k, yaitu:

Berdasarkan basis kedua asumsi, PVED dinyatakan kembali sebagai
fungsi dari nilai buku dan diskonto ekspektasi laba abnormal.

Dimana

k. Model feltham ohlson (FO)
Dikembangkan oleh Ohlson maupun Feltham dan Ohlson, model FO
menghubungkan nilai pasar dari perusahaan terhadap data akuntansi dasar
dan jenis-jenis informasi “lainya”. Model ini bergantung pada angka-angka
berikut ini:
oat = aktiva operasi (bersih dari kewajiban operasi)
oxt = laba operasi

18

Page 33

2. Studi-studi etnosentris terdiri atas studi-studi yang membuat replica
penelitian akuntansi Amerika di Negara-negara asing.

3. Studi-studi polisentris terdiri dari studi-studi yang menggambarkan
fenomena akuntansi di Negara-negara asing.

4. Studi-studi akuntansi komparatif berfokus pada pengidentifikasian
kesamaan-kesamaan dalam fenomena akuntansi dari kebudayaan-
kebudayaan di seluruh dunia.

5. Studi-studi sinergetik kultural berfokus pada penciptaan keuniversalan
dalam akuntansi sambil menjaga suatu tingkat kespesifikasian kulutral
yang memadai.

Penelitian cultural dibutuhkan karena:
1. Untuk mencoba menetapkan kondisi-kondisi yang membatasi untuk

mofel-model dan teori-teori akuntansi.
2. Untuk mengevaluasi dampak dari factor-faktor cultural dari ekologi

perilaku dalam akuntansi.
3. Meskipun variable-variabel secara umum dikacaukan, pengacauan

tersebut belum lengkap, karena beberapa cultunits mungkin dapat
menyajikan data-data yang menyimpang.

4. Kebudayaan bertinfdka selaku eksperiman alamiah dengan menjadi
tinggi atau rendah pada variabrl-variabel tentang kepentingan tertentu.

5. Kebudayaan menentukan aspek-aspek dari fungsi psikologis.
6. Frekuensi dari metode-metode dan perilaku akuntansi uang berbeda-

beda dalam kebudayaan yang berbeda perlu diidentidikasikan.

4. Evaluasi Atas Pendekatan Perilaku
Akuntansi keperilakuan telah mencoba mengeneralisasi mengenai

perilaku manusia sehubungan dengan informasi akuntansi. Sasaran implicit dari
studi ini adalah untuk mengembangkan dan memverifikasi hipotesa-hipotesa
akuntansi mengenai kecukupan pengungkapan. Namun belum tercapai karena
kurang tegas dalam teori dan dan metodologis.

33

Similer Documents