Download Naskah Soal Praktikum Tatap Muka_auditing_praton2017 PDF

TitleNaskah Soal Praktikum Tatap Muka_auditing_praton2017
File Size55.5 KB
Total Pages4
Document Text Contents
Page 1

NASKAH SOAL PRAKTIKUM TATAP MUKA
(PTM)

LABORATORIUM AUDITING (EKSI4414)

PETUNJUK.
SOAL INI TERDIRI DARI 2 (DUA) KASUS DENGAN JUMLAH SOAL (8
PERTEMUAN), SILAHKAN SELESAIKAN SOAL TERSEBUT DI BUKU KERJA
PRAKTIKUM YANG TELAH DISEDIAKAN!

KASUS UNTUK PERTEMUAN 1 DAN 2
Kantor Akuntan Publik Danish dan Rekan menugaskan Robby sebagai auditor untuk
mewawancarai beberapa karyawan dari PT. Karina Textil (PT KATEX) suatu perusahaan tekstil
sebagai klien. Tujuan dari wawancara awal ini adalah untuk menilai risiko perikatan dan
lingkungan pengendalian. Oleh karena itu, Robby meminta Manajer Divisi Pemasaran, Manajer
Divisi Penerbitan, dan Manajer Administrasi dan Keuangan untuk mewawancarai mereka
mengenai integritas mereka dengan PT. Karina Textil (PT KATEX). Berikut kutipan wawancara
Robby dengan para manajer tersebut.

Wawancara Robby dengan Manajer keuangan, PT. Karina Textil (PT KATEX), Ronald.
Robby : “Pak, berdasarkan laporan keuangan yang saya pelajari. Bagaimana peran

dari divisi-divisi lainnya, dalam hal penyusunan laporan keuangan?”,
“Apakah terdapat hambatan-hambatan dari setiap bagian yang terkait?”

Bpk Ronald : “Setiap divisi memberikan peranan yang dalam pelaporan keuangan. Dan
tidak terjadi hambatan, karena setiap bagian memiliki komitmen yang sama
dalam hal pelaporan keuangan. Laporan keuangan dibuat berdasarkan
kejadian yang terjadi dan bukti-bukti transaksi yang ada. Anda dapat
mengecek dokumen dan bukti-bukti transaksi yang telah kami siapkan pak.”

Robby : Apakah terdapat pengawasan terhadap pengendalian intern perusahaan?
Misalnya terdapat komite audit atau tidak?

Bpk Ronald : “Tiap-tiap divisi diberikan satuan pengawas pengendalian intern dan
terpusat pada satu pusat pengawasan pengendalian intern. Hal tersebut
dimaksudkan untuk mengurangi kecurangan atau kesalahan yang nantinya
akan mempengaruhi Laporan Keuangan.”

Robby : “Menurut Bapak, apakah pengawasan internal pada perusahaan ini sudah
cukup efektif? Bagaimanakah bila terjadi kesalahan, misalnya salah
menghitung jumlah orderan, atau lainnya?”

Bpk Ronald : “ Menurut saya pribadi pengawasan internal yang telah ada cukup efektif,
dan apabila terjadi kesalahan seperti yang telah saudara sebutkan biasanya
di mana kesalahan tersebut terdeteksi, maka divisi tersebut yang akan
melaporkan ke pusat dan ke divisi yang terkait dengan kesalahan tersebut.

Berdasarkan kutipan wawancara tersebut, Anda diminta untuk menyelesaikan soal-soal berikut.

Similer Documents