Download Sewa Ekonomi PDF

TitleSewa Ekonomi
File Size84.5 KB
Total Pages7
Document Text Contents
Page 2

c. Sewa ekonomi dan pendapatan pindahan

Dalam menguraikan ar sewa ekonomi telah dinyatakan dua de'nisi dari pengeran tersebut. #ang

pertama adalah de'nisi yang sederhana, dan yang kedua adalah de'nisi yang telah disempurnakan lagi

oleh ahli-ahli ekonomi.Dari de'nisi tersebut keatas di pandang dari sudut yang seper itu, pembayaran

keatas penggunaan tanah perlu dibedakan menjadi dua macam pembayaran, yaitu sewa ekonomi dan

pendapatan pindahan.

Dalam pengeranya yang sudah lebih disempurnakan, sewa ekonomi juga di nikma oleh faktor-faktor

produksi lain yang penawarannya semakin bertambah banyak apabila harganya naik. !enaga kerja,

sebagai contoh juga akan memperoleh sewa ekonomi.

(.( %odal dan !ingkat unga

unga adalah pembayaran keatas modal yang dipinjem dari pihak lain. !ingkat bunga adalah yang

dinyatakan dalam presentasi dari modal yang di pinjem, seper misalnya )* persen, )( persen atau )+

persen dan bunganya di nyatakan sebagai presentasi dari modal. n$estasi atau penanaman modal

adalah pengeluaran sector perusahaan untuk membelimemperoleh barang-barang modal lama yang

lebih modern atau untuk menggankan barang-barang modal lama yang sudah dak digunakan lagi atau

yang sudah asing.

a. Produk$itas %odal

Page 5

a. Perbedaan resiko

Pinjaman pemerintah membayar ngkat bunga yang lebih rendah dari ngkat bunga pinjaman swasta.

5alaupun begitu pemerintah masih dapat memperoleh pinjaman yang di perlukannya karena resiko dari

meminjamkan kepada pemerintahan adalah sangat kecil.

b. 6angka waktu pinjaman

Semakin lama sejumlah modal yang di pinjamkan, maka semakin besar juga ngkat bunga yang harus di

bayarkan.

c. iaya administrasi pinjaman

6umlah dana yang di pinjam sangat berbeda, sedangkan biaya administrasi untuk memproses pinjaman

tersebut dak banyak berbeda.

!ingkat bunga nominal dan ngkat bunga riel

Didalam meminjamkan uang pemilik modal bukan saja harus memperhakan ngkat bunga yang

diterima, tetapi juga ngkat in7asi persentasi tahunan kenaikan harga-harga/ yang berlaku. &palagi

ngkat in7asi adalah lebih nggi dari ngkat bunga, pemilik modal akan mengalami kerugian dalam

meminjamkan uangnya karena modal ditambah bunganya, nilai rielnya adalah lebih rendah dari nilai riel

modal sebelum dibungakan.

(.8 P"9D&P&!&9 P&:& P"9;<S&=&2 0"<9!<9;&9

Similer Documents